Minggu, 23 September 2012

Kemesraan Korupsi Angie dengan Rektor UNAND

Kemesraan Korupsi Angie dengan Rektor UNAND
Oleh : Arifki | 29-Jul-2012, 15:14:50 WIB
KabarIndonesia - Sepandai-pandai tumpai melompat akhirnya jatuh juga. Peribahasa ini tentu sangat tersimpan di memor yang di ajarkan guru Sekolah Dasar kita . Analogi ini bukanlah kita menikmati romantisme Sekolah Dasar yang telah berlalu. Hal penting dari analogi ini adalah kita akan membangun kemesraan dengan pimpinan Unand tentang bau korupsi gedung Farmasi Universitas Andalas.             Suasana ini tentu masih segar bagi kita semua bagimana Angie membangun jaring-jaring korupsinya di berbagai Universitas di Indonesia. Kita tidak terlalu memfokuskan dulu tentang kasus lain Angie tetapi kita khususkan dulu skandal Angie di Kemendiknas yang banyak membuat pimpinan universitas di Indonesia tidak sadarkan diri karena terbius dengan bujukan korupsi Angie. 

REKTOR GALAU TENTANG ANGI


Bau korupsi ini tentu sudah sangat membusuk di kabarkan oleh media bahwa bangkai-bangkai korupsi Angie ada yang tercecer di gedung Farmasi Unand. Fakta ini di akui Angie ketika  di persidangkannya dalam kasus Kemenpora bahwa ada kampus-kampus yang terlibat dalam menikmati limbah korupsi. Kemesraan korupsi Angie dengan Rektor Unand memang pantas untuk kita sorot secara bersama. Karena rektor Unand, Bapak Wery Darta Taifur semakin galau jika di pertanyaan kemesraan korupsinya dengan Angie. Ketika wartawan memperatnyakan tentang proyek pembangunan gedung farmasi “ Saya tidak tahu menahu tentang masalah ini saya Cuma ikut mentri “ Cinta korupsi Angie memang membuat rektor Amnesia tentang proyek pembangunan gedung farmasi di unand tersebut. Analogi orang awam seperti ini, kita memiliki sebuah rumah. Beberapa hari datanglah orang ingin membuka warung di rumah kita karena ada ruangan yang kosong bisa di jadikan untuk berdagang. Namun kita tidak tahu menahu tentang semua ini padahal kita tetap tinggal di rumah yang sama dengan orang yang berdagang tersebut. Begitulah  kita menarik benang merah kasus Angie ini. Proyek pemabngunan terjadi di kampus Unand apakah mungkin Bapak wery tidak tahu menahu sebagai Pimpinan di Unand. Sungguh jawaban orang yang di mabuk cinta korupsi yang di layangkan Bapak wery kepada media, 

SEMUA ELEMEN HENDAKNYA ANGKAT BICARA
Kasus bau korupsi di gedung farmasi universitas Andalas bukan lagi obrolan bapak-bapak di warung kopi, media local tetapi pemberitaan Nasional. Hendaknya kita bersama-sama mengawal kasus ini jangan sampai jatuh nila setitik, rusak susu sebelanga. Jika kita ingin menyelamatkan Universitas Andalas kita harus cuci gudang untuk membersihkan bangkai-bangkai korupsi yang masih tercecer di sekitar kampus Unand. Jangan integritas Bapak bangsa pendiri Universitas Andalas  DRS. Muhamad Hatta ternodai oleh segelintir orang yang ingin meledakkan integritas Unand demi kepentingan pribadi saja. Mari kita dukung KPK untuk mengusut tuntas masalah ini. Saatnya mahasiswa berpikir kritis dan solutif tentang ini karena keapatisan kita akan membuat Unand akan menuggu tsunami kehancurannya. Semoga sumbar kedepannya  tidak tercemar oleh Limbah korupsi di negeri ini. Jangan slogan Adat Basandi Syra’, Syra’ basandi kitabullah “ Cuma jadi romantisme masa lalu yang di dengung-dengungkan tetapi berbeda dengan impentasinya di lapangan.


Blog: http://www.pewarta.kabarindonesia.blogspot.com/
Alamat ratron (surat elektronik): redaksi@kabarindonesia.com
Berita besar hari ini...!!! kunjungi segera:
http://www.kabarindonesia.com//

Tidak ada komentar:

Posting Komentar